Kajian Kitabussholah 3

Dalil No. 3

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى يَعْنِي ابْنَ الطَّبَّاعِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ الرَّبِيعِ بْنِ سَبْرَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرُوا الصَّبِيَّ بِالصَّلَاةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِينَ وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِينَ فَاضْرِبُوهُ عَلَيْهَا

رواه ابو داود كتاب الصلاة ٤١٧

باب متى يؤمر الغلام بالصلاة

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isa bin Ali bin Abi Thalib-Thabba’] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa’d] dari [Abdul Malik bin Ar-Rabi’ bin Sabrah] dari [Ayahnya] dari [Kakeknya] dia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perintahkanlah anak kecil untuk melaksanakan shalat apabila sudah mencapai umur tujuh tahun, dan apabila sudah mencapai umur sepuluh tahun maka pukullah dia apabila tidak melaksanakannya”.

HR. Abu Daud

“Kira-kira kapan kita mulai mengajarkan shalat pada anak-anak kita?”

Pertanyaan diatas sering muncul dalam benak orangtua yang ingin anaknya bisa tertib mengerjakan shalat namun bingung kapan memulai untuk mengajarkan ilmu tentang shalat dan menertibkan anak dalam mengerjakannya.

Hadits diatas bisa memberikan informasi dan gambaran tentang kewajiban  mengerjakan shalat yang secara umum untuk umat Islam dan secara khusus membahas kapan dimulainya shalat itu menjadi sebuah kewajiban. Dalam hadits dijelaskan usia tujuh tahun adalah masa dimulainya perintah shalat dan pada usia 10 tahun, apabila tidak melaksanakan para orangtua diberi hak untuk memukul anak tersebut,

Penjelasannya, perintah mengerjakan shalat dimulai usia tujuh tahun, maka sebelum usia tersebut anak sudah memiliki pengetahuan tentang tata cara shalat. Dalam hal ini peran orangtua dalam mengedukasi anak sangatlah penting agar pada fase awal ini anak dapat mengerjakan shalat.

Pada fase kedua, mulai usia 10 tahun, shalat menjadi sebuah kewajiban. Jika anak tidak mengerjakan shalat maka orangtua berhak untuk memukul anak tersebut. Pada waktu saya belajar hadits ini, pukulan pada anak yang tidak mengerjakan shalat adalah bukan pukulan yang merusak, yang menyebabkan cidera dan dilarang dibagian kepala. Dulu dicontohkan bahwa hukuman pada anak yang tidak mengerjakan shalat bisa dengan menyelentik tangan anak.

Hadits ini juga memuat maksud bahwa kewajiban seorang manusia dalam mengerjakan shalat dimulai usia 10 tahun. Terlebih pada usia diatasnya, maka perintah shalat harus lebih tertib dalam pelaksanaanya.

Jadi shalat itu harus diajarkan sejak usia dini, diwajibkan pada usia dini dan bagi yang gagal mengerjakan akan menerima hukuman. Kira-kira bagi seroang muslim yang usianya diatas 10 tahun, lalu belum tertib dalam mengerjakan shalat cocoknya dihukum apa ya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s