Kajian Kitabussholah 2

Dalil No. 2

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ الْمِصْرِيُّ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ ضُبَارَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سُلَيْكٍ الْأَلْهَانِيِّ أَخْبَرَنِي ابْنُ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ الزُّهْرِيِّ قَالَ قَالَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ إِنَّ أَبَا قَتَادَةَ بْنَ رِبْعِيٍّ أَخْبَرَهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى إِنِّي فَرَضْتُ عَلَى أُمَّتِكَ خَمْسَ صَلَوَاتٍ وَعَهِدْتُ عِنْدِي عَهْدًا أَنَّهُ مَنْ جَاءَ يُحَافِظُ عَلَيْهِنَّ لِوَقْتِهِنَّ أَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهِنَّ فَلَا عَهْدَ لَهُ عِنْدِي

رواه ابو داود كتاب الصلاة ٣٦٦

باب في المحافظة على وقت الصلوات

Telah menceritakan kepada kami [Haiwah bin Syuraih Al Mishri] telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] dari [Dlubarah bin Abdullah bin Sulaik Al Alhani] telah mengabarkan kepadaku [Ibnu Nafi’] dari [Ibnu Syihab Az Zuhri] dia berkata; [Sa’id bin Al Musayyib] berkata bahwa [Abu Qatadah bin Rib’iy] mengabarkan kepadanya

bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Allah Ta’ala berfirman: ” ‘Sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu shalat lima waktu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktunya pasti Aku akan memasukkannya ke dalam surga, dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka dia tidak mendapatkan apa yang Aku janjikan”

HR. Abu Daud

Menurut pada dalil diatas, Allah memerintahkan pada setiap umatnya Nabi Muhammad untuk mengerjakan shalat. Apabila sukses dikerjakan, maka dijanjikan surga dan apabila gagal, maka dia tidak mendapatkan apa yang Allah janjikan, yaitu surga atau dengan kata lain gagal masuk ke surga.

Hal ini menjadi nasehat bagi kita sebagai setiap muslim, bahwa shalat bukanlah hanya sebuah kewajiban tanpa arah tujuan. Tapi didalamnya ada janji akan surga yang langsung datang dari Allah bukan dari yang lainnya. Apabila gagal mengerjakan dengan alasan apapun maka surga tidak akan dia dapat. Sebagai informasi, di akhirat itu hanya ada dua tempat, surga atau neraka.

Hadits ini juga bisa menajdi penyemangat bagi kita bahwa setiap amalan yang kerjakan itu bukanlah sia-sia. Berhenti pada salam di akhir shalat dan tidak mendapatkan manfaat, balasan atau ganjaran apa-apa. Justru janji Allah akan dimasukkan kedalam surga dalam hadits ini adalah langsung dari Allah karena menurut kualifikasi para ahli hadits, hadits diatas merupakan Hadits Qudsi atau Hadits yang berisikan firman Allah.

Bagi yang mengharapkan bahagia di dunia akhirat, shalat bisa menjadi jalan pembuka untuk mendekatkan diri pada Allah. Karena pertolongan Allah tentunya tidak hanya di Akhirat (sesuai dengan hadits diatas) tetapi juga dalam kehidupan di dunia juga Allah akan menolong.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s